blog Anak IT

Posted on October 15, 2009. Filed under: Uncategorized |

ui

HALLO perkenalkan nama saya Andi setiawan  saya seorang siswa asal bogor saya ambil jurusan IT dan program jurusan multimedia saya sangat senang mendesign saya sekolah di SMK bina putra mandiri

saya akan menjelaskan sedikit tentang IT khususnya tentang multimedia

sebelum kita mengenal piranti piranti multimedia saya akan menjelaskan terlebih dahulu pengertian multimedia

Multimedia adalah  terbagi 2 pengertianMulti dan Media

Multi artinya banyak sedangkan Media adalah tempat  jadi MUltimedia adalah banayaknay tempat

multimedia adalah suatu seni yang sangat berguna untuk membantu jalannya suatu kegiatan

artinya multimedia adalah suatu kombinasi antara warna ,teks,gmbar, audio,video,grafik ,visualefek,dan

Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu ([tool]) dan koneksi ([link]) sehingga pengguna dapat ber-([navigasi]), berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia Game.

Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.

Pada awalnya multimedia hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra pendengaran (suara). Dalam perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsupsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik dan film 3 dimensi membangkitkan sens rialistis.

Bau mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan teknologi reproduksi bau melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input penditeksi bau, seorang operator dapat mengirimkan hasil digitizing bau tersebut melalui internet. Pada komputer penerima harus tersedia perangkat output berupa mesin reproduksi bau. Mesin reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari internet. Dengan menganalogikan dengan printer, alat ini menjadikan feromon-feromor bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa cetakan melainkan aroma.

Piranti-Piranti Multimedia

seperti:

adobe photoshop.

adobe photoshop adalah suatu piranti multimedia yang di gunakan untuk  membuat,mengedit,menambahkan ,menghilangkan,beragam seni,seperti pengeditan photo,membuat spanduk ,memberi efek pada photo atau image

adobe photoshop sangan digunakan untuk pragramer yang berfungsi untuk pengediatan photo yang dia ambil

photoshop juga berguna untu digunakn membuat spanduk yang natinya di gunakn untuk beragam kegiatan kegiatan

adobe macromedia flash

adobe macromedia flash  adalah suatu piranti multimedia  yang gunakan untuk pembuatan animasi , iklan ,film,

web web tertentu.

Animasi adalah Animasi  berasal dari kata Anima. Anima itu berarti adalah manusia. dengan demikian animasi berarti adalah “memanusiakan”. maksudnya disini adalah kita memberi sebuah “kehidupan” pada sesuatu yang tidak hidup. jadi sebuah benda terlihat “hidup” karena digerakkan. entah digerakkan dengan program, dengan tangan sendiri, atau dengan teknik stop motion, yang penting apabila pada hasilnya tampak sesuatu yang “hidup”, maka berarti anda sudah berhasil membuat sebuah animasi.

berdasarkan definisi animasi diatas, maka Animasi sendiri sebenarnya tidak berawal dari jaman Walt Disney dengan tikusnya yang namanya lebih keren dari nama saya sendiri, Mickey, mempublikasikan filmnya yang pertama.

sesungguhnya Animasi sudah ada bahkan sejak pada jaman batu. sebagai contoh adalah goa di Spanyol Utara, Altamira. di goa ini terdapat banyak lukisan-lukisan di dindingnya. lukisan itu sudah diteliti ada sejak ribuan tahun lalu yang notabene adalah jaman manusia purba.
diantara banyak gambar lukisan mengenai hewan-hewan yang saat itu menjadi mangsa manusia, ada tampak sebuah gambar yang lain dari yang lainnya.
gambar itu adalah gambar seekor babihutan dengan kepala (4 kalau ga salah) banyak, dan memiliki 8 buah kaki.
itu adalah film animasi jaman purba.

apabila anda suka membaca komik atau manga, maka anda pasti tahu proses membaca komik. cara membaca komik sangat mudah. tinggal ikuti cerita per panel, maka cerita akan tersampaikan. pada jaman prasejarah, dimana manusia belum mengenal tulisan (yg sering main Tomb Raider pasti tau lah klo ada kuil kuno yang banyak terdapat gambar, trus seorang arkeolog membacanya jadi seperti membaca sebuah cerita), cara mereka berbicara dengan dunia masa depan bukanlah lewat tulisan, akan tetapi lewat gambar2 yang mereka buat secara per panel. jadi sama saja dengan membaca komik. (tentu saja yang ini jauh lebih sulit untuk dipahami, karena pada jaman tersebut belum ada tulisan)

gaya menyampaikan cerita ini adalah sebuah intro perkenalan mengenai sejarah animasi, yang pada intinya adalah “menyampaikan sebuah kisah.”

pada tahun 1828, ada orang Prancis yang bernama Paul Roget, menemukan Thaumatrope. alat ini berupa sebuah lempengan datar yang dikaitkan tali pegas (yg bisa tarik mulur) diantara kedua sisinya.
dan pada lempengan itu terdapat dua buah gambar yang berbeda, namun saling berhubungan. contoh yang paling sering adalah seekor burung, dan di sisi lainnya ada gambar sangkar burung.
cara menggunakannya adalah diputar2 saja. nanti akan tampak seekor burung di dalam sarang.

pada perkembangan berikutnya, diciptakanlah Phenakistoscope oleh Joseph Plateu (1826). alat ini berupa sebuah lempengan juga, dengan banyak gambar yang saling berkesinambungan pada ujung2nya. cara melihatnya adalah dengan melalui cermin dan sebuah pegas akan membuatnya berputar secara kontinu yang akan membuat gambarnya terlihat seperti animasi GIF.

untuk perkembangan berikutnya, seorang bernama Stuart Blackton, membuat membuat film animasi pendek tahun 1906 dengan judul “Humourous Phases of Funny Faces”, yang dibuat dengan menggunakan media papan tulis dan kapur tulis, setelah itu sama seperti cara membuat animasi stop motion, gambar2 tersebut difoto per move (sekarang kita menyebutnya frame) dan kemudian digabung2kan menjadi sebuah motion. ini adalah film animasi pertama didunia. menggunakan teknhik “stop motion”.

setelah itu, mulai bermunculan film2 animasi klasik lainnya. pada saat itu tokoh2nya seperti Winsor MacCay, Otto Mesmer (Felix the Cat)

Sejarah sebelum Comic Strip yang sering kita lihat sehari-hari sebenarnya sudah menjadi tampilan pada dekorasi tembok di Mesir sekitar 2000 tahun sebelum masehi, menceritakan banyak hal yang terjadi di Mesir waktu itu dari mulai tata cara kehidupan keseharian, pemerintahan sampai adu gulat antar prajurit. Leonardo Da Vinci juga menampilkan gerakan tangan yang berputar pada karya besarnya yaitu Vitruvian Man. Illustrasi malaikat-malaikat pada mural gereja karya Giotto juga memperlihatkan repetisi gerakan yang kontinyu. Di Jepang orang menggunakan gulungan gambar untuk menceritakan cerita panjang sama seperti layaknya Wayang Beber di Jawa. Pada tembok Candi Borobudur juga terdapat urutan cerita tentang perjalan tiga babak Sidharta Gautama.

Namun seiring dengan perjalanan waktu manusia mencoba tidak hanya menangkap gambar tapi juga berupaya membuat karya artistiknya menjadi hidup dan bergerak. Sejak mula gambar babi hutan di dinding gua Altamira-Spanyol Utara hingga perjalanan kematian para Firaun adalah sebuah kronologi panjang yang dicoba untuk dikumpulkan sebagai bahan awal mula dari animasi.

ThaumatropeAnimasi, sebenarnya tidak akan terwujud tanpa didasari pemahaman mengenai prinsip fundamental kerja mata manusia atau dikenal dengan nama The Persistance of Vision. Seperti ditunjukan pada karya seorang Prancis Paul Roget (1828), penemu Thaumatrope. Sebuah alat berbentuk kepingan yang dikaitkan dengan tali pegas diantara kedua sisinya. Kepingan itu memiliki dua gambar pada sisinya. Satu sisi bergambar burung, satu sisi lainnya bergambar sangkar burung. Ketika kepingan berputar maka burung seolah masuk kedalam sangkarnya. Proses ini ditangkap oleh mata manusia dalam satu waktu, sehingga mengekspose gambar tersebut menjadi gerak.

Dua penemuan berikutnya semakin menolong mata manusia. Phenakistoscope, ditemukan oleh Joseph Plateu (1826), merupakan kepingan kartu berbentuk lingkaran dengan sekelilinganya di penuhi lubang-lubang dan gambar berbentuk obyek tertentu. Mata akan melihat gambar tersebut melalui cermin dan pegas membuatnya berputar sehingga satu serial gambar terlihat secara progresif menjadi gambar yang bergerak kontinyu. Teknik yang sama di tampilkan pada alat bernama Zeotrope, ditemukan oleh Pierre Desvignes (1860), berupa selembar kertas bergambar yang dimasukan pada sebuah tabung.

Phenakistoscope Zeotrope

Phenakistoscope dan Zeotrope

Pengembangan kamera gerak dan projector oleh Thomas Alfa Edison serta para penemu lainnya semakin memperjelas praktika dalam membuat animasi. Animasi akhirnya menjadi suatu hal yang lumrah walaupun masih menjadi “barang” mahal pada waktu itu. Bahkan Stuart Blackton, diberitakan telah membuat membuat film animasi pendek tahun 1906 dengan judul “Humourous Phases of Funny Faces”, dimana prosesnya dilakukan dengan cara menggambar kartun diatas papan tulis, lalu difoto, dihapus untuk diganti modus geraknya dan di foto lagi secara berulang-ulang. Inilah film animasi pertama yang menggunakan “stop-motion” yang dihadirkan di dunia.

Pada awal abad ke dua puluh, popularitas kartun animasi mulai menurun sementara film layar lebar semakin merajai sebagai alternatif media entertainment. Publik mulai bosan dengan pola yang tak pernah berganti pada animasi tanpa didalamnya terdapat story line dan pengembangan karakter. Apa yang terjadi pada saat itu merupakan kondisi dimana mulai terentang jarak antara film layar lebar dan animasi, kecuali beberapa karya misalnya Winsor McCay yang berjudul Gertie the Dinosaur, 1914. McCay telah memulai sebuah cerita yang mengalir dalam animasinya ditambah dengan beberapa efek yang mulai membuat daya tarik tersendiri. Hal ini juga mulai terlihat pada karya Otto Messmer, Felix the Cat.

“Plots? We never bothered with plots. They were just a series of gags strung together. And not very funny, I’m afraid.” – Dick Huemer, 1957

Pada era ini, cerita animasi masih banyak terpengaruh pola cerita klasik, mungkin masih terasa hingga saat ini. Tipikal ceritanya selalu dengan tokoh yang menjadi hero dan musuhnya. Industri animasi mulai kembali menanjak di Amerika manakala komersialiasi mulai merambah dunia tersebut. Cerita and strory line pun mulai beragam disesuaikan dengan demand publik. Industri-industri film raksasa mulai membuat standardisasi animasi yang laku di pasaran. Biaya produksi pun dapat ditekan dan tidak setinggi dulu. Akhirnya kartun mulai memasuki era manufaktur dipertengahan abad ke dua puluh.

777px-Egyptmotionseries

walt

walt_disney_florida_map

WaltDisneyAndMickeyMouse

coreldraw

coreldraw adalah editor grafik vektor yang dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terakhirnya versi 14 yang dinamai X4 dirilis pada tahun 2008. CorelDRAW pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan pada sistem operasi Windows 2000 dan yang lebih baru. Versi CorelDRAW untuk Linux dan Mac OS pernah dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya rendah.

CorelDRAW X4 adalah versi terbaru dari Corel yang dirilis pada Januari 2008. Versi ini tentunya memiliki tampilan baru serta beberapa aplikasi baru yang tidak ada pada CorelDRAW versi sebelumnya. Beberapa aplikasi terbaru yang ada, di antaranya Quick Start, Table, Smart Drawing Tool, Save as Template, dan lain sebagainya.

coreldrawlarge

post-431308-1158965546

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: